Masa subur merupakan masa dimana peluang untuk hamil sangatlah besar. Penting sekali bagi para wanita yang ingin segera hamil untuk mengetahui tentang masa suburnya. Dengan mengetahui masa subur atau masa tidak subur anda akan lebih mudah lagi untuk mengetahui kapan anda melakukan hubungan seksual bersama pasangan anda.

Masa subur sangat berkaitan erat dengan siklus menstruasi. Jadi, dalam hal ini selain anda perlu mengetahui tentang masa subur anda juga perlu mengetahui siklus menstruasi apakah sikus yang anda alami termasuk kedalam siklus terpendek ataupun terpanjang. Namun, sayangnya tidak semua wanita mengetahui cara menghitung masa subur wanita sehingga pada ulasan berikut ini kita akan membahas tentang cara menghitungnya.

Siklus Menstruasi Wanita Menentukan Masa Suburnya

Sebelum anda mengetahui cara menghitung masa subur wanita, alangkah lebih baiknya jika anda mengetahui terlebih dahulu mengenai fase-fase dalam siklus menstruasi. Umumnya terdapat 3 fase didalam siklus menstruasi wanita. Berikut ulasannya!

1.Fase Menstruasi

Saat hari pertama siklus menstruasi, endometrium atau rahim mulai meluruh yang mana anda akan mengetahuinya sebagai menstruasi. Masa menstruasi normal biasanya berlangsung selama 4 sampai 6 hari. Sebagian besar wanita akan kehilangan darah menstruasi saat 3 hari pertama. Biasanya pada saat hari tersebut, anda akan merasakan kram perut, sakit pinggang, punggung dan dada. Kram perut yang sering dirasakan saat menstruasi merupakan tanda untuk membantu rahim meluruhkan darah.

2. Fase Folikular

Saat masa folikular, foliker telur yang terdapat pada ovarium siap untuk melepaskan telur. Umumnya satu sel telur yang dilepaskan pada setiap siklus menstruasi. Proses yang satu ini bisa menghabiskan waktu sebentar ataupun lama tergantung seberapa lama siklus menstruasi anda. Saat fase ini sedang terjadi, secara bersamaan juga rahim akan mulai menumbuhkan kembali endometrium baru untuk menyiapkan kehamilan.

3. Fase Luteal

Fase yang satu ini dimulai saat proses ovulasi dimana sel telur dilepaskan dari folikel telur pada ovarium. Hal ini umumnya bisa terjadi kapan saja dari hari ke 7 sampai dengan hari ke 22 siklus menstruasi normal. Apabila sel telur telah dibuahi oleh sel sperma lalu kemudian menempel di dinding rahim, kehamilan akan segera dimulai. Namun, jika tidak dibuahi kemungkinan rahim akan meluruh sehingga akan mengeluarkan darah melalui vagina yang sering kita sebut dengan menstruasi.

Semakin anda mengetahui keadaan tubuh anda sendiri maka akan semakin mudah untuk bisa mengetahui jika ada yang berbeda atau berubah didalam tubuh anda. Nah, setelah anda mengetahui tentang fase-fase siklus menstruasi, lalu bagaimana sih cara menghitung masa subur wanita?  Berikut ulasan singkatnya!

Inilah Tips Menghitung Masa Subur Wanita Dengan Mudah

Perlu anda ketahui bahwa cara menghitung masa subur seorang wanita yang memiliki siklus menstruasi teratur akan berbeda dengan menghitung siklus menstruasi wanita tidak teratur. Untuk anda yang memiliki siklus menstruasi tidak teratur rasanya cukup rumit dikarenakan anda perlu mengetahui terlebih dahulu siklus menstruasi selama 6 bulan terakhir.

Sedangkan untuk anda yang memiliki siklus menstruasi teratur bisa dikatakan cukup mudah. Misalnya jika selama 6 bulan terakhir siklus menstruasi anda yaitu 29 hari, 31 hari, 27 hari, 28 hari, 26 hari dan 30 hari. Maka bisa diambil bahwa siklus menstruasi terpendek anda adalah 26 sedangkan siklus terpanjang adalah 31 hari.

Dengan mengetahui siklus terpanjang dan terpendeknya anda bisa mengetahui masa subur anda sendiri dengan cara mengurangi angka 26 dengan angka 18 (26 – 18 = 6) dan mengurangi angka 31 dengan angka 11 (31 – 11 = 20). Setelah hasil pengurangannya anda dapat maka dapat disimpulkan bahwa angka 6 merupakan hari pertama anda berada di posisi paling subur dan angka 20 merupakan angka terakhir anda berada di masa paling subur.

Cukup mudah bukan? Semoga ulasan ini bermanfaat dan menjadi pengetahuan terbaru untuk anda yang masih kebingungan dalam menentukkan masa subur!

 

admin
admin@simplemondays.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *