Tahukah anda? Masa subur dari seorang wanita hendaknya perlu diperhitungkan dengan baik dan tetap apalagi untuk anda yang saat ini sedang merencanakan program kehamilan sangat penting sekali untuk mengetahui masa subur. Mengapa demikian? Hal tersebut dikarenakan saat masa subur peluang untuk hamil sangatlah besar maka tidak banyak sekali dokter yang menyarankan pada pasangan suami istri yang melakukan program kehamilan untuk berhubungan seksual saat masa subur.

Berbicara tentang masa subur, yang penting sekali untuk diketahui semua wanita yaitu mengetahui siklus menstruasi dan mengetahui cara menghitung masa subur setelah menstruasi. Banyak sekali wanita yang beranggapan ketika menstruasi telat hal ini menandakan bahwa dirinya sedang hamil. Namun, perlu diingatkan bahwa tidak semua kasus terlambat datang bulan menandakan kehamilan. Jadi, jika ingin memperkuat perkiraan anda perlu mengetahui tentang masa subur dan masa tidak subur.

Walaupun banyak sekali para wanita yang beranggapan bahwa menstruasi merupakan tamu bulanan yang selalu ada setiap sebulan sekali, penting baginya untuk senantiasa mengetahui kapan akan datang bulan dan berapa hari menstruasi tersebut terjadi apalagi untuk anda yang memang benar-benar menginginkan kehamilan dengan cepat. Namun, sayangnya banyak sekali para wanita yang tidak mengetahui bagaimana cara menghitung masa subur dan tidak subur sehingga pada ulasan berikut ini kita akan mencoba membahas cara-cara tersebut.

Inilah Cara Menghitung Masa Subur Seorang Wanita

Saat ini sangat mudah sekali untuk menghitung masa subur wanita agar cepat hamil, mulai dari menggunakan kalender menstruasi, menghitung dengan menggunakan rumus yang telah ditentukan atau mendownload aplikasi khusus untuk menghitung masa subur melalui smartphone kesayangan anda. Biasanya perhitungan masa subur dimulai pada saat hari pertama menstruasi dimana ketikan dinding rahim meluruh dan mengeluarkan darah melalui vagina.

Saat menstruasi, sel telur akan berkembang dalam ovarium dan akan matang. Setelah sel telur yang sudah berkembang tersebut matang maka ovarium akan melepaskan ovarium yang mana peristiwa ini dikenal dengan peristiwa ovulasi. Biasa ovulasi terjadi saat 12 sampai 16 hari sebelum mengalami menstruasi dan masa subur akan terjadi saat 5 sampai 6 hari sebelum ovulasi terjadi, bisa dikatakan bahwa setiap wanita mengalami masa subur saat hari ke 10 sampai dengan hari ke 17 setelah hari pertama menstruasi.

Yang selalu menjadi tantangan kebanyakan wanita mengenai masa subur yaitu terkadang siklus menstruasinya akan berubah-ubah. Hal ini tentu saja akan membuat proses ovulasi dapat berbeda-beda lebih cepat ataupun lebih lambat untuk periode yang selanjutnya. Untuk menghitung masa subur dan tidak subur seorang wanita, anda perlu menghitungnya berdasarkan catatan atau analisis menstruasi kurang lebih 8 bulan terakhir.

Untuk anda yang memiliki siklus menstruasi teratur, menghitung masa subur bisa dikatakan cukup mudah. Anda hanya cukup mengurangi hari pertama menstruasi berikutnya dengan 14 setelah itu barulah anda akan mengetahui masa subur anda. Contohnya jika anda menstruasi mulai dari tanggal 2 agustus, coba tambahkan dengan angka 28 (2 + 28 = 30) maka bisa dikatakan tanggal 30 merupakan hari pertama anda haid untuk periode berikutnya.

Nah, setelah ketemu angka 30 anda perlu mengurangi lagi dengan angka 14 misalnya (30 – 14 = 16). Angka 16 ini merupakan tanggal masa subur anda yaitu tanggal 16 juli. Cukup mudah bukan menghitung masa subur? Jadi, anda tidak perlu bingung lagi untuk menentukannya. Namun, jika anda masih kebingungan dalam menghitungnya cobalah untuk bertanya kepada orang lain yang sudah berpengalaman atau langsung konsultasi kepada dokter. Semoga bermanfaat!

sumber: https://babyologist.com/blog/the-journey-c4

admin
admin@simplemondays.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *